8 Tips Menggunakan Pelumas Dalam Bercinta

Kurangnya foreplay atau ketika Anda sedang tidak mood bercinta sering menyebabkan kurangnya kadar pelumas pada vagina. Bila dipaksakan melakukan penetrasi, vagina tentu akan terasa perih.

Mungkin sebagai salah satu caranya Anda bisa menggunakan cairan lubrikasi. Yang bisa dijadikan asesori wajib dalam bercinta. Menggunakan pelumas buatan ini tidaklah sulit, namun ada beberapa hal yang perlu diketahui agar hasil yang didapat lebih maksimal.

Seperti yang dikutip dari About.com, menggunakan pelumas akan membuat acara bercinta Anda dan suami jadi lebih sensitif dan menyenangkan. Pelumas juga berguna mengurangi adanya kemungkinan infeksi akibat gesekan. Berikut delapan cara menggunakan pelumas buatan.

1. Mulailah dengan pelumas yang tepat
Memilih cairan pelumas yang tepat bukan perkara mudah. Jika Anda rentan terhadap infeksi jamur, memiliki kulit yang sensitif, atau ragu akan bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh Anda, sebaiknya belanjalah di toko yang terpercaya atau beli produk sample untuk uji coba. Anda bisa mencobanya pada pergelangan tangan dan paha bagian dalam terlebih dahulu.

2. Basah pada pengalaman pertama
Jika ini pertama kalinya Anda menggunakan pelumas, tidak perlu khawatir. Jangan ragu untuk mencobanya sendiri terlebih dahulu. Mungkin akan sedikit berantakan dan basah pada awalnya. Oleh karena itu jangan lupa untuk menyiapkan handuk besar sebagai alas.

3. Bisa digunakan di mana saja
Pelumas buatan bisa diaplikasikan di mana saja, baik pada bagian tubuh maupun sex toys. Jika menggunakan sex toys, cukup aplikasikan pelumas buatan ini pada sex toys saja. Namun jika Anda ingin bercinta dengan suami, Anda bisa mengaplikasikan pelumas pada miss V dan mr. Happy suami.

4. Terlalu banyak pelumas
Banyak atau sedikitnya pelumas buatan yang dibutuhkan oleh masing-masing orang berbeda-beda. Pelumas yang berbahan dasar air bila digunakan terlalu banyak akan cepat lengket. Satu-satunya cara mengetahui seberapa banyak pelumas yang dibutuhkan adalah dengan banyak melakukan eksperimen. Sekali lagi, bereksperimen sendiri dengan pelumas buatan tersebut merupakan cara yang terbaik.

5. Ketika pelumas mengering
Seperti yang disebutkan sebelumnya, pelumas berbahan dasar air memang sangat cepat mengering. Untuk mengatasinya Anda bisa menggunakan air untuk membuat pelumas yang ada pada tubuh Anda kembali bekerja. Sebaiknya sediakan air ke dalam botol spray di sebelah tempat tidur Anda, menyemprotkan air bisa membuat pelumas kembali bekerja. Pelumas berbahan silikon tidak terlalu cepat mengering seperti pelumas dari bahan air. Pada kenyataannya Anda malah membutuhkan air dan sabun agar tidak terlalu licin saat menggunakan pelumas silikon terlalu banyak.

6. Periksa tanggal kadaluwarsa
Pelumas dengan bahan dasar air akan mulai kehilangan efektifitasnya jika Anda tidak menutupnya dengan benar. Kebanyakan pelumas memiliki kandungan anti bakteri dan jika pelumas tersebut sudah kadaluarsa atau kehilangan efektifitasnya maka bisa menyebabkan infeksi. Jika ragu, cium pelumas terlebih dahulu dan coba pada tangan Anda sebelum menggunakannya.

7. Pelumas pada kondom
Jika Anda dan suami memilih untuk menggunakan kondom, sebaiknya gunakan setetes pelumas pada ujung kondom saja. Jika terlalu banyak menggunakan pelumas akan membuat kondom mudah lepas.

8. Pelumas mengenai seprai
Sebagian besar pelumas berbahan dasar air tidak akan menodai seprai. Namun, tidak ada salahnya untuk mencegah seprai favorit rusak karena pelumas. Gunakan handuk besar sebagai alas atau coba oleskan pelumas buatan kepada sudut seprai terlebih dahulu.
(eya/eya)

Sumber: wolipop
Share: